Kamis, 11 September 2014

Internet, Jejaring Sosial dalam 1 Menit

Internet merupakan satu hal yang sangat digandrungi dan populer sekarang ini. Banyak aktivitas yang lingkupnya sosial juga menjadi hal yang sangat mainstream dan tren khususnya di kalangan remaja.
Berdasarkan data dari Domo, mengambil sample dari 2,4 miliar pengguna internet di seluruh dunia, terjadi peningkatan yang sangat signifikan sejak tahun 2011 sampai dengan sekarang ini.

Dari data yang dibuat dalam bentuk infografis tersebut memperlihatkan bahwa dalam satu menit terjadi banyak sekali aktivitas di internet, khususnya yang berhubungan dengan jejaring sosial, penggunaan mobile sampai dengan aktivitas online lainnya.

Pinterest
Dalam satu menit, ada 3,472 gambar diunggah ke situs jejaring sosial tersebut.

Vine
Dalam satu menit, ada 8,333 video yang dishare oleh para pengguna Vine.

iTunes App Store
Dalam satu menit, ada 48 ribu aplikasi yang diunduh oleh pengguna perangkat buatan Apple.

Amazon
dalam satu menit, ada transaksi online dengan total sebesar USD 83 ribu.

Instagram
Dalam satu menit, ada 216 ribu postingan dari pengguna Instagram.

Twitter
Dalam satu menit, ada 277 ribu kicauan di Twitter.

WhatsApp
Dalam satu menit, ada 347,222 foto yang dibagikan oleh pengguna WhatsApp.

Facebook
Dalam satu menit, ada 2,46 juta berbagi berbagai konten di Facebook.

Google
Dalam satu menit, ada 4 juta pencarian menggunakan mesin pencari Google.

Email
Dalam satu menit, ada 204 juta pesan email yang dikirimkan.

Youtube
Dalam satu menit, ada banyak video yang diunggah oleh penggunanya dengan total waktu komulatif selama 72 jam.

Nama Android Terbaru Lollipop bukan Lime Pie

Operating system mobile versi terbaru yang dirilis Google saat ini adalah Android 4 KitKat. Namun ada rumor katakan bahwa, Google segera merilis seri selanjutnya.

Rumor tersebut sontak merebak dengan cepat sesaat setelah muncul di internet. Dalam kabar tersebut, Google akan menghelat suatu acara yang dinamakan Google I/O Conference atau acara tahunan perusahaan yang mengawali bisnis dari pengembangan search engine ini.

Dikutip dari International Business Times (24/06), dalam acara tersebut, Google akan memperkenalkan banyak produk baru seperti Nexus 8, Google Glass versi baru dan Android 4.5/5.0.

Kabar lain mengatakan bahwa nama yang akan digunakan untuk operating system baru ini adalah Lollipop. Sebelumnya sempat beredar santer bahwa nama untuk Android setelah KitKat adalah Lime Pie, namun sepertinya tidak terbukti karena santernya pemberitaan Lollipop ini.

Apabila diurut dari awal, maka semua nama Android menurut abjad dengan menggunakan nama makanan (kecuali huruf A dan B), yaitu Alpha, Beta, Cupcake (1.5), Doughnut (1.6), Eclair (2.02.1), Froyo (2.22.2.3), Gingerbread (2.32.3.7), Honeycomb (3.03.2.6), Ice Cream Sandwich (4.04.0.4), Jelly Bean (4.14.3.1) dan KitKat (4.44.4.3).

5 hal Seputar OS Terbaru Android, "L"


Dalam gelaran Google I/O yang dilaksanakan hari Rabu kemarin (25/06/14), Google telah mengumumkan banyak hal, yang paling mendapat perhatian tentu saja sistem operasi Android terbaru lanjutan dari versi KitKat.
Untuk saat ini Google dalam presentasinya masih menyebut OS terbaru itu dengan nama OS Android "L". Seperti yang kita tahu, Google memang dikenal menggunakan nama makanan manis untuk sistem operasi buatannya. Dan karena perusahaan tersebut juga mengikuti sistem abjad, nama berikutnya pastilah diikuti oleh huruf tersebut, mengingat sebelumnya ada OS "K"itKat.
Untuk mengetahui lebih dalam seputar OS Android L, berikut adalah 5 informasi yang wajib diketahui oleh penggemar gadget Android.

1. Desain tampilan muka baru
Google benar-benar menawarkan sesuatu yang baru untuk tampilan Android L. Bahkan banyak yang menyatakan jika ini adalah salah satu 'bedah plastik' terbesar Google untuk sistem operasinya setelah OS Ice Cream Sandwich pada tahun 2011.
Android L mempunyai tampilan antar muka yang lebih berwarna, flat, dan berlapis-lapis, layaknya gabungan kertas-kertas berwarna. Menurut sang desainer, Matias Duarte, Google memang memperoleh inspirasi dari kertas dan tinta untuk hadirkan tampilan yang sederhana namun tetap atraktif.
Menariknya, Android L memiliki animasi dengan kualitas 3D yang sejatinya merupakan pengembangan dari sistem user interface milik Android KitKat. Alhasil, animasi pergantian aplikasi, tab, bahkan mengklik tombol pun akan nampak lebih nyata dan dinamis.

2. Peningkatan Performa OS Andorid
Sebagai permulaan, Google menyatakan memberikan peningkatan performa di sektor GPU guna tingkatkan kualitas grafis dari Android L. Tak lupa Virtual Machine milik KitKat, ART Runtime, yang telah dirombak total hadir untuk Android L.
ART Runtime diklaim memberikan respon lebih cepat saat mengakses sebuah aplikasi hingga 2 kali lipat. Bahkan menurut sebuah situs benchmark, terbukti jika penambahan performa bisa mencapai 400 persen dan telah mendukung prosesor berarsitektur 64-bit.
Salah satu proyek Google terbaru, Volta, juga turut hadir menambah performa Android L, terutama efisiensi konsumsi baterai di sektor Wi-Fi, radio, hingga GPS.
Meskipun dinilai terlambat, Google kini menghadirkan mode Battery Saver yang dapat aktif secara manual saat daya dari perangkat Android mencapai persentase tertentu. Mode ini bekerja dengan menurunkan performa prosesor dan frekuensi refresh layar.

3. Penambahan fitur baru
Sebagai sebuah perusahaan yang berawal dari search engine atau mesin pencari, tentu saja salah satu fokus utama Google adalah meningkatkan fungsi fitur search engine di Android L.
Fitur Google Search Android L mempunyai kemampuan baru yang disebut rediscovery. Kini Google Search dapat mempelajari pencaharian-pencaharian lama, bahkan yang dilakukan dari aplikasi lain, untuk membantu pengguna menemukan apa yang mereka cari lebih cepat dan mudah.
Selain itu, Android L juga mendukung fitur tab dari Chrome untuk diterapkan pada akses ke 'recent menu' atau aplikasi terbaru. Hal ini membuat tampilan menjadi terlihat rapi, mudah dipilih, dan memiliki judul pada bagian atas. Sayangnya, ada kemungkinan bertambahnya beban proses data yang memperlambat kerja perangkat Android.
Fitur terakhir yang ditonjolkan oleh Google adalah fitur notifikasi yang dapat ditambahkan padalockscreen. Selanjutnya, pengguna bisa mendapatkan notifikasi dalam bentuk kotak-kotak yang tersusun rapi sehingga lebih jelas dan enak dipandang.
4. Hadir untuk semua perangkat Android
Ya. Sistem operasi terbaru Android ini tidak hanya merapat ke perangkat mobile seperti smartphone dan tablet, tetapi juga alat-alat elektronik lain buatan Google.
Salah satu yang hangat dibicarakan adalah mobil otomatis buatan Google lewat Android Auto. Untuk lini jam tangan pintar dan televisi biasa atau mini TV untuk video streaming, Android L hadir lewat Android Watch dan Android TV.
Nantinya Google berencana untuk memasukkan Android L ke semua peralatan elektronik untuk proyek ekspansi besar-besaran guna naikkan pendapatan Google.

5. Versi Android terbaik untuk dunia usaha

Dengan bantuan dari software 'Knox' milik Samsung, Google mengembangkan fitur Android at Workuntuk pengguna di dunia usaha dan perusahaan.
Android at Work nantinya dapat melakukan sinkronisasi perangkat pengguna untuk memisahkan data-data yang berhubungan dengan perusahaan dan data yang bersifat pribadi. Selanjutnya, data-data pekerjaan akan mendapat pengamanan yang berlapis-lapis, sedangkan data personal akan ditambah keamanannya.
Kabarnya, produsen gadget mobile lain seperti HTC, Sony, LG, dan Motorola sudah meneken kesepakatan untuk menggunakan Android at Work. Deretan produsen kelas atas tersebut nantinya juga akan mendapat aplikasi Office khusus buatan Google, termasuk sebuah aplikasi presentasi terbaru layaknya Ms. PowerPoint milik Microsoft.

Tips Merawat Baterai Laptop Agar Tetap Awet


Bingung bagaimana tips atau cara merawat baterai laptop yang benar atau baik agar tetap awet supaya tahan lama saat digunakan??
Masalah utama yang ditemukan pada laptop adalah masa pakai baterai yang tidak lama, dan hal ini disebabkan oleh kecepatan CPU, kinerja grafis tinggi serta jumlah RAM besar yang membutuhkan lebih banyak kekuatan. Masalah dengan daya tahan baterai ini sangat disadari oleh perusahaan laptop dan mereka terus berinovasi untuk menciptkan baterai yang bisa tahan lama. Namun ada beberapa tips atau cara merawat atau mengawetkan baterai laptop yang bisa Anda lakukan sendiri.
Tips dan Cara Merawat Baterai Laptop Yang Baik dan Benar
  • Untuk setiap laptop baru, semua baterai nya masih dalam keadaan kosong. Meskipun charge listrik terpasang namun laptop belum boleh langsung digunakan. Matikan laptop terlebih dahulu dan lakukan charge selama antara 4-8 jam sampai lampu indikator menunjukkan Full Charge ( biasanya lampu akan berubah menjadi Hijau).
  • Lepaskan baterai laptop dan gunakan listrik langsung bila Anda tidak sedang presentasi namun sedang bekerja rutin dengan laptop dikantor atau rumah. Jika baterai terpasang, charge juga terpasang dalam banyak kasus akan menyebabkan kebocoran pada baterai. Walaupun laptop modern sering memiliki sirkuit yang memastikan baterai tidak digunakan bila charge terpasang, tapi suhu panas juga bisa memperpendek usia baterai. Sebaiknya batery laptop digunakan pada saat kita tidak memiliki akses untuk listrik.
  • Pastikan untuk mengkonfigurasikan pengaturan baterai Anda denga tepat. Aturlah periode Sleep laptop agar memungkinkan Anda untuk menonaktifkan layar dan hard disk setelah jangka waktu tertentu laptop tidak digunakan. Tentukan periode ini sesingkat mungkin untuk memkasimalkan usia atau masa pakai baterai.
  • Nonaktifkan Bluetooth dan Wifi ketika tidak diperlukan. Ketika menonton film, atau mengetik dokumen dan Anda tida perlu Online segera nonaktifkan perangkat nirkabel. Hal ini akan membantu menghemat daya, sebab konsep Bluetooth dan Wifi adalah mengirim dan menerima signal walaupun Anda tidak menyadarinya dan ini akan menguras daya. Lebih parah lagi jika kedua fitur ini diaktifkan ditempat yang sama sekali tidak ada signal.
  • Kurangi menggunakan layar terlalu terang. Disatu sisi layar terang akan membuat tulisan terlihat lebih jelas, tetapi mengkonfigurasi layar terlalu terang maka akan menggunakan makin banyak daya.
  • Sejalan dengan tips sebelumnya, Anda harus menonaktifkan screen saver. Terutama ditujukan untuk mencegah layar tidak terbakar, screen saver mengkonsumsi daya jauh lebih tinggi karena CPU aktif dan kartu video serta layar digunakan juga. Hal ini sama dengan menonton vidoe pada laptop.
  • Selain menonaktifkan Bluetooth dan perangkat nirkabel, juga melepaskan setiap perangkat ekstenal ketika tidak diperlukan. Sebuah USB atau Mouse nirkabel, memory stick USB, harddisk eksternal atau kartu PCMCIA yang tidak sedang digunakan pada laptop harus dilepas. Anda harus paham, semua perangkat tadi menggunakan daya dari laptop.
  • Periksa juga program startup dan program aktif serta menutup program yang tidak perlu. Program startup yang terlalu banyaka akan menyebabkan baterai laptop loading lama. Dan hal tesebut akan membutuhkan banyak memori virtual sehingga terlalu banyak menggunakan akses hard disk
  • JIka ingin mendengarkan musik, gunakan headseat dan bukan speaker. Karena speaker laptop kecil maka walaupun volume musik sudah maksimal tetapi suara belum maksimal untuk didengar telinga. Jika volume dinaikkan maka penggunaan daya juga akan bertambah besar.
  • Update BIOS dan Driver. Produsen komputer melakukan perbaikan software mereka sepanjang waktu untuk memperbaiki cara hardware digunakan. Memperbarui BIOS akan memastkan bahwa Anda telah memiliki versi terbaru dan memberikan kompatibilitas maksimum dengan penghematan daya semua fitur sistem operasi. Hal yang sama berlaku untuk driver perangkat keras, termasuk mode penghematan daya hardware.
Note: Anda harus hati-hati mengupdate BIOS karena jika salah maka laptop Anda akan masuk tong sampah alias tidak bisa Anda perbaiki kecuali bawa ke dealernya

Fakta yang Harus Diketahui Mengenai TV LED


TV LED merupakan tv layar datar dengan teknologi dioda. Jenis TV ini telah menjadi pilihan keluarga dibandingkan TV jenis tabung. Nah, bagi para pemiliki TV LED, berikut beberapa fakta yang perlu diketahui:
  • TV LED bukan Jenis TV Baru
    Kaget setelah membacanya? Jangan kaget. TV LED sebenarnya adalah sebuah TV LCD yang sistem pencahayannya diganti dengan sistem cahaya emitting diode (LED). Sebenarnya TV LCD dengan sistem LED sudah dijual sejak tahun 2007 cuma waktu itu belum banyak orang aware.

  • Ada 2 Konfigurasi Backlight LED
    Untuk membuat TV lebih tipis lagi, para insinyur perlu menghilangkan lapisan tambahan LED dan memindahkannya ke sisi layar. Dengan bentuk backlighting, LED ditempelkan di keempat sisi TV dan cahayanya diproyeksikan ke tengah melalui “lightguide” yang sudah dipasang. Sistem ini merupakan sistem biasanya digunakan untuk LED “edge-lit”.

  • Menggunakan LED Ternyata Lebih Hemat
    Dibandingkan jenis TV lain seperti LCD, ternyata LED lebih hemat energi. Hemat energi berarti energi listrik yang digunakan lebih sedikit dibadingkan TV lainnya. Memang ukuran layar dan kecerahan gambar dapat mempengaruhi asupan listrik namun dengan ukuran layar terbesar pun LED tetap lebih hemat.

  • Backlighting Tidak Seragam
    LED Backlighting-edge-lit merupakan cara yang dipilih produsen untuk membuat TV lebih tipis. Memang TV menjadi tipis namun disini ada sisi negatif yaitu backlighting –nya tidak seragam. Saat gambar di tv berwarna putih, kita bisa melihat bahwa tepi layar tampak lebih terang atau bercahaya bila memperhatikan dengan seksama. Sedangkan ketika gambar hitam, tepi layar akan tampak lebih kelabu.

  • Tidak Cocok Menonton dari Samping
    Walaupun backlighting LED sangat bagus namun ternyata hal ini tidak menghilangkan kekurangan pendahulunya, LCD. Kekurangan dari LED dan LCD adalah ketika kita duduk di samping atau TV diposisikan lebih tinggi atau rendah dari tingkat mata kita maka kecerahan gambar akan terlihat menurun.

Fakta Powerbank


Powerbank merupakan alat penyimpanan energi. Alat ini berbentuk kecil sehingga mudah dibawa kemana saja. Fungsi alat ini sama seperti namanya yaitu sebagai alat untuk memberikan energi yang tersimpan di dalamnya ke gadget yang sudah habis energi. Cara memberikan energi ini dengan menggunakan kabel penghubung.
Namun perlu diingat bahwa alat ini hanya sebuah tempat penyimpanan energi sementara sehingga ketika energi yang tersimpan di dalamnya habis, kita perlu mengisi alat ini lagi dengan energi baru. Cara mengisi energinya kembali, lumayan gampang karena kita hanya perlu mencolokan kabelnya ke sumber energi. Dengan adanya alat ini, tentu kita tidak perlu takut gadget akan mati ketika kita ada di daerah yang tidak memiliki colokan.
Powerbank untuk saat ini sudah tersedia dalam berbagai merek. Bentuknya pada umunya segi panjang, tabung atau segi empat. Jenis alat ini dibedakan berdasarkan kapasitas penyimpanannya. Kapasitas penyimpanan energinya di mulai dari 3000 mAh – 11000 mAh.
Tertarik untuk membeli sebuah powerbank? Berikut ini beberapa fakta sebuah powerbank yang perlu kita ketahui lebih dulu:
  • Alat penyimpan energi ini banyak yang dibuat atau berasal dari negara cina.
  • Alat penyimpanan energi terbuat dari minimal 2 baterai yang memang bisa diisi ulang. Dan tentu selain baterai ada juga kabel da nada yang lainnya untuk membuatnya bisa bekerja sebagai alat penyimpan energi untuk gadget.
  • Berapa lama waktu yang diperlukan untuk mengisi sebuah alat penyimpanan energi? Lamanya pengisian disesuaikan dengan kapasitas energi yang bisa ditampung. Semakin besar kapasitasnya semakin lama waktu yang diperlukan untuk pengisian ulang. Selain kapasitasnya, hal lain yang mempengaruhi periode pengisian adalah lingkungan, suhu dan berapa besar aliran energi dari sumber.
  • Kepanjangan mAh adalah milli Ampere hour. Pengukuran yang digunakan untuk mengukur energi listrik.
  • Perlu diingat bahwa kemampuan baterai pada gadget dan alat penyimpanan energi akan semakin menurun seiring berjalannya waktu dan pemakaian. Jadi tidak heran bila makin lama, baterai pada gadget dan alat penyimpanan energi membutuhkan waktu lama untuk pengisian serta penyaluran energi.
  • Disarankan membeli powerbank bermerek, kenapa? Karena biasanya yang bermerek akan benar-benar mencantumkan kapasitas asli sebuah peralatan penyimpanan energi. Sedangkan merek yang kw atau generik tidak menuliskan kapasitas asli, yang tertulis hanyalah sebuah ‘tanda’ kapasitas.
  • Apakah alat penyimpanan energi bermerek tidak akan meledak? Semua barang yang menggunakan baterai baik bermerek ataupun tidak tetap memiliki kemungkinan meledak. Cuma memang presentasi meledaknya memang lebih dikit alias sudah mendekati 0%. Jadi jangan khawatir dalam menggunakan powerbank namun tetap jangan sampai over pakainya