Kamis, 20 November 2014

Karyawan “Shift” Miliki Peluang Kerusakan Otak Lebih Besar

Karyawan yang mana bekerja dalam sistem bergiliran (shift) yang mana termasuk jaga malam, memiliki kemungkinan yang lebih besar dalam kehilangan memori serta kekuatan dari otak, berdasar hasil riset dan dipublikasikan di hari Selasa (4/11/2014). Fungsi dari otak yang menjadi rusak lantaran pola kerja semacam ini ternyata juga masih bisa dipulihkan kembali, dituliskan riset yang telah diterbitkan pada jurnal Occupational & Environmental Medicine, namun memerlukan waktu paling tidak lima tahun.
Penelitian tersebut merupakan riset terbaru terkait bahaya dalam kerja sistem shift, dimana dapat mengganggu jam internal dari tubuh serta sudah cukup lama pula dikaitkan terhadap sejumlah masalah kesehatan semisal penyakit jantung, bisul juga beberapa macam kanker. Kalangan peneliti pun menguji hingga lebih dari 3.000 karyawan yang kini masih bekerja maupun yang sudah pensiun pada bermacam bidang dari kawasan selatan Perancis. Responden menjalani tes di tahun 1996, 2001, serta 2006, baik guna memori jangka pendek ataupun jangka panjang, kecepatan dalam memproses suatu pekerjaan, serta kemampuan kognitif keseluruhan.

Akibat Tidur Bersama Ponsel

Belum lama ini sejumlah ahli mendapati bahwa kekurangan tidur akut memang berhubungan terhadap ponsel yang ada pada tempat tidur. Studi pada jurnal Nature milik profesor Harvard Medical School, yakni Dr Charles A Czeisler, MD, PhD, menyebutkan bahwa cahaya biru artifisial dari peralatan elektronik semisal ponsel serta tablet dapat merangsang neuron pada otak serta mencegah seseorang segera tertidur. Selain itu, kualitas tidur jadi tak optimal lantaran ponsel juga mengganggu produksi dari melatonin, hormon tubuh yang membuat kita tertidur.
Tanpa ada ponsel pada tempat tidur, kita pun tak tergoda main games ataupun chatting bersama teman lain hingga dini hari. Kemungkinan pada awalnya kita hanya akan memeriksa media sosial ataupun sekedar mainkan CandyCrush, namun kegiatan ini kerap berakhir hingga dini hari. Nah stimulasi dari koneksi internet pada waktu tidur akan menyebabkan kita terjaga hingga larut malam dengan konsisten. “Anda pun menyesuaikan jam internal tubuh dengan fase tidur yang tertunda. Tubuh pun secara fisik tidak bisa jatuh tertidur hingga masa tidur baru, entah itu masih tengah malam maupun pukul 2 dini hari,” terang mantan Direktur Fatigue Countermeasures Program dari Nasa Ames Research Center, Mark Rosekind, PhD.

Berlama-lama Membungkuk Melihat Gadget Picu Cedera

Coba Anda hitung berapa lama durasi yang Anda habiskan selama sehari dengan menatap layar gadget? Lalu apakah Anda sering merasakan pegal di bagian leher ataupun nyeri punggung? Perlu Anda ketahui bahwa, kedua hal ini saling berhubungan. Sebuah penelitian terbaru menemukan bahwa postur tubuh yang merosot ataupun menunduk ketika menatap gadget dapat memberikan tekanan yang berlebihan pada bagian leher serta memicu terjadinya nyeri punggung. Ini lantaran posisi leher yang membungkuk dapat meningkatkan tekanan  di bagian tulang belakang.
Membungkukan kepala dengan sudut 60 derajat guna melihat layar ponsel sama halnya dengan meletakkan tekanan sebesar 27 kg kepada tulang belakang leher, bagian tulang belakang pada atas bahu. Sementara berat yang dapat dirasakan oleh leher tersebut lebih berat daripada bobot kebanyakan anak yang berusia 7 tahun. Tekanan yang ekstra pada leher ini juga dapat memicu keausan dini, dan bahkan putusnya otot dan perlu dilakukan pembedahan.

Kesehatan – Mempercepat Penyembuhan

Saat membahas tentang kesehatan fisik, terdapat peribahasa yang mengatakan bahwa satu buah apel sehari dapat menjauhkan kita dari dokter. Lalu bagaimana terhadap khasiat dari kebaikan serta kasih sayang bagi kesehatan kita? Suatu review literatur ilmiah secara ekstensif dan disponsori oleh Dignity Health yang dilakukan Center for Compassion and Altrusm Research and Education (CCARE) pada Stanford University menyatakan bahwa meningkatnya bukti ilmiah terkait kebaikan hati yang dapat membawa energi untuk penyembuhan.
Hal semacam ini sayangnyaa kerap kali diabaikan. Padahal jenis obat yang paling mudah serta murah tersebut terbukti memiliki dampak signifikan kepada kesehatan fisik. Efeknya dapat lebih besar ketimbang meminum aspirin ataupun sekedar berhenti merokok guna mengurangi risiko masalah serangan jantung. Dan bahkan kita tak harus pergi ke apotek untuk mendapatkannya.

Senin, 17 November 2014

Keutamaan sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah

Sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah memiliki keutamaan yang agung dalam syariat. Di antaranya adalah:

  1. Allah SWT bersumpah dengannya. Allah berfirman, ( وَالْفَجْرِ (1) وَلَيَالٍ عَشْرٍ )
    Demi waktu fajar. Dan demi sepuluh malam.” (QS. Al-Fajr (89): 1-2) Makna sepuluh malam dalam ayat yang mulia ini adalah sepuluh malam yang pertama dalam bulan Dzulhijjah, menurut mayoritas ulama tafsir, dan inilah pendapat yang benar menurut penelitian imam Ibnu Katsir ad-Dimasyqi.
  2. Ia merupakan hari-hari yang disyariatkan secara khusus untuk memperbanyak dzikir. Allah berfirman (yang artinya),
    “Supaya mereka mempersaksikan berbagai manfaat bagi mereka dan supaya mereka menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan atas rezki yang Allah telah berikan kepada mereka berupa binatang ternak.” (QS. Al-Haj (22): 28)
    Menurut mayoritas ulama tafsir, termasuk di antaranya sahabat Ibnu Umar dan Ibnu Abbas RA, maksud dari menyebut nama Allah pada hari-hari yang telah ditentukan adalah sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah.
  3. Rasulullah SAW bersaksi bahwa sepuluh hari pertama bulan Dzulhijjah adalah hari-hari di dunia yang paling mulia.

7 SUNNAH HARIAN NABI MUHAMMAD SAW, Menjadikan Hidup Lebih Bermakna

Bismillahir-Rahmanir-Rahim ....

“ Subhannallah Walhamdulillah Wala ilaha illallah Allahu Akbar !”

Kita semua menyadari bahwa HIDUP INI HANYALAH SESAAT. Dan kita akan HIDUP SELAMANYA DI AKHIRAT kelak. Keadaan inilah yang membangun ’semangat berjibaku’ agar kita semua MENGELOLA HIDUP yang sesaat ini untuk kebahagiaan selama-lamanya di akhirat, kelak.

Tidaklah heran, mengapa orang Mukmin semakin hari semakin bertakwa. Karena merekan tahu dan sadar bahwa SEMAKIN HARI SEMAKIN DEKAT PERJUMPAAN DENGAN ALLAH SWT. Sehingga hari-harinya dilalui dengan kesibukan untuk MEMPERBAIKI DIRI dalam kebaikan.

Salah satu usahanya adalah melahirkan perbaikan dan kebaikan dengan MENGAMALKAN SUNNAH HARIAN Rasulullah SAW.